DUMAI — (SNI) — Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan SE.melalui Wadanramil 01/Dumai Kapten Inf Syuar Hendri hadiri acara Musyawarah Perencanaan Bangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan Dumai Barat Thn 2024 dan Rembuk Stunting Kecamatan Dumai Barat Tahun 2023 Pada hari Senin 13 Februari 2023 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Dumai Barat Jln. Cut Nyak Dien Kel. Purnama Kec. Dumai Barat Kota Dumai.

Kegiatan dihadiri oleh Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan SE. yang di wakili Wadanramil 01/Dumai Kapten Inf Syuar Hendri, Walikota Dumai H. PAISAL, SKM. MARS, Kepala BAPEDA kota Dumai,Kadis PUPR Kota Dumai,Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai,Kadis Perkim Kota Dumai,Kadis Pertahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai,Kadis Kesehatan Kota Dumai,Kadis Perhubungan Kota Dumai,Kadis Perikanan Kota Dumai, Kadis Sosial Kota Dumai, Kadis Lingkungan Hidup Kota Dumai,Kadis Dukcapil Kota Dumai,Kadis PPA Kota Dumai,Kadis Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Dumai,Kadis PP KB Kota Dumai,Anggota DPRD Kota Dumai,Camat Dumai Barat AL KUSHAIRI, S.Sos. M.Si, Kapolsek Dumai Barat, diwakili oleh Wakapolsek ,Babinsa sekecamatan Dumai Barat Serta Tamu dan Undangan.

Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan SE.melalui Wadanramil.01/Dumai Kapten Inf Syuar Hendri menyampaikan, bahwa Musrenbang ini bertujuan untuk menciptakan pembangunan infrastruktur yang lebih baik serta kesejahteraan rakyat yang ada di Kota Dumai, dengan pemantapan sumber daya saing ekonomi daerah yang didukung oleh sumber daya manusia yang sehat dan cerdas.

Dandim juga berharap, dengan digelarnya Musrenbang ini dapat menghasilkan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat di Kota Dumai ini bisa tercapai,” Kata Wadanramil.

Wadanramil 01/Dumai Kapten Inf Syuar Hendrik juga mengatakan, dalam kegiatan koordinasi konvergansi percepatan penurunan Stunting ini untuk mencapai Percepatan Aksi penanggulangan gizi buruk dan pencegahan stunting Pemerintah Desa dan Kecamatan yang telah melakukan langkah cepat penanganan dan pencegahan hal tersebut.

Upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui dua intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung. Penurunan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan harus dimulai dari pemenuhan pra syarat pendukung.

“Mari budayakan hidup bersih dan sehat serta melaksanakan perbaikan gizi dalam keluarga untuk mencegah Stunting perhatikan pola hidup sehat dan makan makanan yang bergizi,” Ujar Kapten Syuar Hendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *